Aku Cinta Bola Alessandro Nesta Akhiri Kariernya

Aku Cinta Bola Alessandro Nesta Akhiri Kariernya

Aku Cinta Bola Alessandro Nesta Akhiri Kariernya – Salah satu bek berpengaruh Italia Alessandro Nesta akhirnya memutuskan untuk pensiun dari karir profesional sebagai pesepakbola. Saat ini Nesta merumput di kompetisi Major League Soccer, Amerika Serikat, dan ingin menekuni bakat baru dan alih profesi menjadi pelatih.

Bek veteran berusia 37 tahun, yang saat ini masih aktif bermain untuk klub Montreal Impact, memutuskan untuk mengakhiri karir sepakbolanya, ketika kompetisi Major League Soccer berakhir pada pekan depan.

Salah satu pahlawan tim nasional Italia pada Piala Dunia 2006, mengkonfirmasikan rencana mengenai profesi barunya sebagai pelatih, ketika memutuskan untuk berhenti bermain bola.

“Saya ingin menekuni bakat baru sebagai pelatih,” ungkap Nesta.

“Sejauh ini saya belum memutuskan untuk tingkatan apa, namun saya pikir ini dunia kepelatihan masih berada dalam genggaman saya.

“Sebelumnya saya ingin mengambi waktu untuk istirahat sejenak beberapa bulan, sebelum memutuskan untuk berkarir di bidang kepelatihan.”

Sementara bagi pelatih Montreal Impact, Joey Saputo, mengakui pada akhir pekan ini bahwa keputusan salah satu anak asuhannya untuk pensiun memberi suatu kebanggaan bagi klub MLS tersebut karena dapat menyaksikan akhir dari penampilan sang bek legenda Italia.

Kemenangan yang mengejar ketertinggalan menjadi 2-1 saat melawan Philadephia Union kemungkinan merupakan laga pamungkas bagi pemain berusia 37 tahun, sekaligus mengakhiri karir profesionalnya, setelah di menit ke-89 harus ditarik keluar karena cedera betisnya kambuh.

Sesaat sebelum pertandingan antar kedua tim digelar, Nesta mendapatkan kehormatan khusus dengan perayaan singkat, dengan menampilkan rekaman karir Alessandro Nesta sebagai pesepakbola tangguh yang pernah ada disebuah layar raksasa stadion dan lukisan bergambar wajahnya di sekitar Montreal, di mana Nesta pernah tinggal dan setengahnya disajikan oleh Saputo. Alhasil mantan kapten Lazio itu mendapatkan tepukan hangat dari penggemar yang menghadiri pertandingan tersebut.

Berbicara bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk rekan sekompatriotnya yang lain di dalam tim, Nesta menegaskan setelah pertandingan bahwa kehadiran mereka semua telah memberikan dampak yang luar biasa bagi klub Montreal Impact.

 “Banyak kalangan menganggap perpindahan kami di usia yang sudah tidak muda lagi, hanya sebagai pengalaman atau untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, tetapi kami telah menunjukkan bahwa kami datang ke sini dengan mentalitas yang tinggi, bukan untuk menjalani pengalaman yang menyenangkan, tetapi untuk memetik kemenangan,” ungkap Nesta dengan berapi-api.

“Itulah cara bangsa kami dilahirkan sebagai seorang pesepakbola. Ketika kami masish kecil dan kami diajarkan bagaimana untuk memenangkan sebuah pertandingan. Kami diajarkan bahwa anda bermain untuk kemenangan.”

Setelah memutuskan untuk pensiun dari lapangan hijau pada akhir musim kompetisi nanti, Nesta akan menghabiskan waktu bersama keluarganya di kota Miami. Ia berharap pada tahapan berikut dalam hidupnya akan tetap berada di belakang layar dunia sepakbola, walaupun ia belum memutuskannya secara pasti apakah ingin melatih atau hanya duduk sebagai manajemen tim.

Nesta mengawali karir sebagai pesepakbola profesional di klub ibukota italia, Lazio, sebelum akhirnya memutuskan untuk pindah ke klub raksasa AC Milan pada 2002, di mana ia total meraih dua gelar Liga Champions.

Bek tangguh itu kemudian memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Montreal Impact pada musim panas 2012 dan total ia telah mengemas 31 pertandingan untuk klub Kanada Aku Cinta Bola.