Aku Cinta Bola Galliani Takut San Siro Kena Sanksi

Aku Cinta Bola Galliani Takut San Siro Kena Sanksi

Aku Cinta Bola Galliani Takut San Siro Kena Sanksi – Para suporters sekali lagi terdengan menyanyikan lagu yang menghina kepada klub di Selatan Italia itu selama pertandingan pada hari Sabtu yang berakhir dengan kemenangan AC Milan atas Udinese, memaksa CEO klub untuk meminta adanya pemisahan dari tribun.

Adriano Galliani mengakui bahwa dirinya merasa khawatir bahwa AC Milan akan harus menutup San Siro setelah lagu lanjutan tentang anti-selatan terdengar lagi selama pertandingan yang berakhir dengan skor 1 – 0 untuk kemenangan tuan rumah atas Udinese pada hari Sabtu kemarin.

Rossoneri harus berterima kasih kepada Valter Birsa untuk kemenangan tersebut, yang mana pemain tengah asal Slovenia itu mencetak gol di babak pertama dan dengan gol tersebut berhasil membuat tuan rumah mendapatkan tiga poin dan mengangkat posisi mereka ke posisi ke 7 klasemen sementara Liga Serie A Italia.

Bagaimanapun juga, pertandingan tersebut dibayang-bayangin oleh pendukung dari tuan rumah yang muali bernyanyi lagu yang menghina akan klub di Selatan Italia dalam rangka protes akan sanksi kepada klub untuk alasan yang sama di pertandingan melawan Napoli.

Meskipun sudah diperingatkan oleh penyiar stadium bahwa mereka berisiko untuk membuat pertandingan ditutup jika mereka terus menyanyikan lagu tersebut, para fans menjawab dengan ketus lewat chorus dari “Kami bukan Neopolitans’ sebelum kemudian mengibarkan bendera untuk mendemonstrasikan kemuakan mereka atas aksi yang dilakukan oleh Federasi Sepak bola Italia (FIGC).

Milan bermain dengan pintu tertutup ketika menjamu Udinese samapi masalah tentang insiden tentang klub asuhan Rafa Benitez ditunda, akan tetapi Galliani saat ini khawatir bahwa pelanggaran yang baru dilakukan akan membuat Curva Sud ditutup.

“Saya berharap dan juga berdua bahwa ini bukanlah sebuah akhir dari Curva Sud. Itu bukan saya yang menilai, ada pengadilan sepak bola dan kadar dari permohonan.”

Galliani tidak mau menyerah bawa “diskriminasi regional” tidak seharusnya diperlakukan dengan sanksi yang sama dengan rasisme dari penonton, akan tetapi CEO Milan itu berjanji bahwa dirinya akan mengambil tindakan akan minoritas suporter yang terus menerus membuat klub berada dalam risiko akan dihukum.

“Kami akan memotong Curva Stud karena lagu selalu datang dari bagian khusus. Saya tidak berpikir bahwa satu perkumpulan harus terus dihukum jika hanya 50 -60 orang yang terus bernanyi lagi itu.”

“Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya harap bahwa cerita ini akan berakhir dan kami harus menemukan jalan untuk mengatasi hal tersebut kepada yang bertanggung jawab secara langsung.”

Milan pada awalnya terkena denda 50.000 euro dan diperintahkan untuk bermain pertandingan di pintu tertutup setelah insiden awal bulan ini, meskipun Galliani sudah mengajukan banding dan meminta untuk klarifikasi kepada FIGC terkait dengan regulasi tentang nyanyi yang menghina.

Isu tersebut menjadi topik besar untuk debat di Italia tentang apa yang disebut diskriminasi atau hanya ‘olok-olok’ antar suporter Aku Cinta Bola.