Erick Thohir Kecewa Dengan Kekalahan Inter Milan – Presiden il nerazzuri yang juga merupakan pebisnis asal Indonesia mengeluarkan pernyataan yang dimuat dalam situs resmi Inter : “Wajar bagi saya untuk merasakan kekecewaan saat kalah dalam sebuah pertandingan, tapi kekecewaan bukan berarti saya mengkritik tim yang telah bekerja keras. Satu pertandingan seperti satu episode dan tidak akan meruntuhkan keyakinan saya akan proyek yang sedang berjalan.”

Dia tidak terkesan dengan penampilan Inter saat melawan Lazio, merupakan reaksi yang wajar, bagi siapapun melihat timnya kalah. Dia kemudian mengeluarkan pernyataan resmi untuk menghindari timbulnya salah tafsir akibat kekecewaannya sendiri, dia melakukan hal itu untuk menghindari anggapan bahwa dirinya sedang melakukan kritik pada pelatih dan tim. Dia membereskan semua anggapan dan niat buruk dengan pernyataan yang lugas.

“Saya membaca bahasan media tentang kekecewaan saya terkait dengan kekalahan kemarin (melawan Lazio) dan kekecewaan tersebut malah dianggap sebagai kritik terhadap tim. Saya hanya merasakan kekecewaan yang wajar dirasakan siapapun yang kalah dalam sebuah pertandingan, dan bukan reaksi yang sama dengan kritik. Saya kecewa seperti orang lain yang sedih melihat Inter kalah tapi kita semua tetap berama-sama dan tetap pada satu tujuan. Dan untuk segala analisis taktikal, saya rasa pelatih yang lebih mengetahuinya.”

Proyek yang akan terus berlangsung – presiden il nerazzuri mengatakan bahwa kekecewaan pada satu pertandingan tak akan mempengaruhi keyakinannya. Dia juga mulai menyadari bahwa insiden tunggal yang terjadi di big match pada pertandingan di Olimpico bisa membuat media seenaknya memelintir pernyataan.

“Saya menolak untuk mengatakan tim ini telah gagal hanya karena hasil dalam satu pertandingan, karena satu pertandingan itu hanyalah bagian kecil dari musim yang berjalan, kendati tim ini mengalami kekalahan lagi di pertandingan berikutnya, keyakinan terhadap tim dan proyek sana disini tak akan berubah. Kami akan meneruskan kerja yang telah berlanjut dan akan melakukan terbaik bagi tim, klub dan fans kami.”

Thohir yang membeli Inter tahun lalu – setelah proses yang cukup lama – sangat berharap bahwa tim tersebut kembali ke jalur kemenangan. Dia berinvestasi dengan jumlah yang cukup besar untuk tim biru hitam kota Milan. Dia mungkin berhap terjadi suatu keajaiban yang dapat membuat Inter kembali berjaya dengan meraih treble, seperti yang mereka lakukan di tahun 2010. Oleh karena itu Thohir mempercayakan pembentukan skuad pada Walter Mazzari yang getol mendatangkan pemain muda berkualitas. Kendati Inter juga dikabarkan bisa saja kehilangan gelandang tengah yang juga eks Porto, Fredy Guarin ke Chelsea, tapi Mazzari yakin bahwa para pemainnya akan bertahan hingga minimal musim ini usai.