Frenz United Indonesia Belum Berpengalaman

Frenz United Indonesia Belum BerpengalamanFrenz United Indonesia Belum Berpengalaman  РJam terbang yang masih kurang dalam menjalani sebuah kompetisi menjadi akibat kekalahan yang diraih Frenz United Indonesia atas Eintracht Frankfurt di pertandingan pembuka Frenz U16 International Cup tahun ini. Pelatih Encang Ibrahim, mengakui bahwa jam terbang yang kurang dari para pemainnya menjadi penyebabnya.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Minggu (12/1/2014) malam, Frenz United Indonesia sudah kebobolan 2 gol di setengah pertandingan. Meski di babak kedua mampu unggul jumlah pemain atas lawan dan terus menekan lini pertahanan, mereka tidak bisa membalas gol dan skor tetap tidak berubah sampai pertandingan berakhir.

Encang cukup puas dengan penampilan M. Dimas Hargiharso dkk pada pertandingan yang dinilainya bisa mengimbangi permainan lawan sepanjang waktu normal. Namun dia mengakui bahwa anak asuhnya masih kalah dalam hal jam terbang di level internasional yang diikuti kali ini.

“Kami kalah skor pada pertandingan ini. Tapi terlepas dari skor akhir, kami bangga sudah bisa tampil dengan sangat bagus dan mampu mengimbangi lawan meski masih ada kesalahan yang dilakukan para pemain.”

“Ini akan jadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. Masalahnya ada di jam terbang internasional para pemain yang masih kurang banyak, jadi kami kesulitan di awal pertandingan. Pengalaman internasional akan kami lihat kembali pada kompetisi internasional selanjutnya.”

Setelah pertandingan ini, Frenz United Indonesia akan berhadapan dengan timnas U-16 Iran, Selasa (14/1/2014) malam. Encang menilai bahwa calon lawan yang akan dihadapi itu punya kualitas yang tak berbeda jauh dari lawan yang sudah dihadapinya.

“Pemain-pemain Iran tidak jauh berbeda dari lawan pada pertandingan malam ini. Kami akan mengevaluasi bagaimana untuk menghadapi pemain yang punya kemampuan individu yang berada di atas para pemain yang dimiliki.”

Frankfurt lebih banyak mendapat tekanan ketika harus bermain dengan 10 orang pemain di atas lapangan. Kubu Frankfurt pun tak membantah jika pertandingan berjalan sulit bagi mereka meski pada akhirnya berhasil meraih kemenangan atas tim tuan rumah.

“Tadi adalah pertandingan yang sulit bagi kami, apalagi 1 pemain kami dikartu merah oleh wasit di menit awal babak kedua. Gol pertama yang kami cetak telah memotivasi para pemain untuk meraih kemenangan.”

“Sayang penonton yang menonton pertandingan tidak terlalu banyak. Semoga ke depannya bisa lebih sukses lagi dan terima kasih serta respek untuk tuan rumah yang telah menyelenggara turnamen ini.”

“Semoga tidak ada pemain yang cedera dan pertandingan bisa berjalan dengan semestinya. Tadi adalah pertandingan yang tidak mudah.”

Pada pertandingan setelah ini, Frankfurt yang menang pada pertandingan ini akan berhadapan dengan Sporting Lisbon, Selasa (14/1/2014).