Jonjo Shelvey Lolos Dari Jeratan Hukum

Jonjo Shelvey Lolos Dari Jeratan Hukum

Jonjo Shelvey Lolos Dari Jeratan Hukum – Gelandang Swansea City Jonjo Shelvey luput dari hukuman FA. Meski terlihat mencoba untuk menanduk punggawa Newcastle United, Mathieu Debuchy, saat kedua tim saling bentrok di kompetisi Liga Premier tengah pekan ini.

Insiden ini terjadi sesaat sebelum Shelvey menjaringkan gol ketiga bagi kubu tuan rumah yang dimenangkan dengan skor 3-0 saat memperdayai The Magpies di Stadion Liberty, dan sekaligus menghentikan aksi impresif tim asuhan Alan Pardew tersebut.

Mantan punggawa Liverpool sempat terlibat adu mulut dengan Debuchy dan setelah situasi dianggap mulai memanas, Shelvey terlihat menunjukkan emosinya dengan kepala yang mendorong wajah pemain berkebangsaan Prancis tersebut, meski pada kenyataannya hal itu belum terlihat adanya suatu sentuhan.

Meski demikian, berdasarkan penuturan pihak media Inggris memahami bahwa kejadian itu tidak patut diperpanjang mengingat bukan merupakan tindak kekerasan dan bersamaan dengan wasit Howard Webb yang memimpin jalannya pertandingan saat insiden itu berlangsung, Shelvey tidak akan menerima tindakan atau tuntutan retrospektif.

“Mungkin ini yang ada di dalam benak pikiran anda. Pada akhirnya, anda tidak dapat berbuat apa-apa,” ujar Shelvey, ketika ditanyakan jika dirinya mencoba untuk menanduk Debuchy.

“Saya hanya mencoba bergerak untuk menghindarinya. Inilah yang terjadi pada akhir kisah.”

Pada bulan lalu, pemain berusia 21 tahun ini juga sempat dimintai tanggung jawab oleh FA atas tindakannya yang mencoba menghina pendukung Cardiff, saat timnya takluk dalam derby Wales selatan.

Namun demikian pelatih Newcastle United Alan Pardew memiliki pendapat sudah sepatutnya Shelvey diusir dari lapangan oleh wasit Howard Webb.

Ia mengatakan: “Bila melihat hasil rekaman pertandingan, saya sangat kecewa dengan apa yang ditunjukkan oleh Jonjo, sebagaimana ia pemain yang cukup bagus dan itu tidak seperti dirinya, namun sekali lagi hal ini patut diperdebatkan, bahwa ia sepatutnya tidak berada di atas lapangan lagi setelah insiden itu.”

Kendati demikian, pelatih Swansea, Michael Laudrup tidak terkejut dengan berbagai pendapat mengenai insiden tersebut.

“Sepakbola adalah ajang adu bakat dan juga temperamen. Salah satu hal utama dan terpenting adalah membela kebenaran, bukannya malah melebihi batasan yang telah ditentukan dan ia tidak melakukannya,” bela Laudrup.

“Ini merupakan salah satu modal penting bagi semua pihak, untuk tetap berada pada satu batasan yang telah ditentukan.”

Insiden yang melibatkan Debuchy, sekaligus merusak penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh anggota tim nasional Inggris U-21, yang mengawali karirnya dengan baik di klub selatan Wales, dan telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik belakangan ini.

“Ia berada dalam posisi yang sangat baik sat ini dan bukan tidak mungkin ia bakal mendapatkan kesempatan di tim nasional senior,” puji Laudrup, yang menganggap bila Jonjo mampu mempertahankan performanya dan dilirik oleh Roy Hodgson.