Juventus Sudah Lupakan kegagalan Di Liga Champions Eropa

Juventus Sudah Lupakan kegagalan Di Liga Champions Eropa

Juventus Sudah Lupakan kegagalan DI Liga Champions Eropa – Sang pelatih Juventus Antonio Conte sudah dapat tersenyum lebar menyusul kemenangan yang diraih oleh Juventus pada lanjutan pertandingan giornata ke 16 Serie A usai tersingkir dari ajang Liga Champions. Conte menyebut bahwa Juve telah membuka lembaran baru di musim ini.

Beberapa hari lalu, Juventus tersingkir dari ajang Liga Champions setelah mengalami kekalahan di laga terakhirnya pada babak penyisihan grup.Kekalahan 0-1 di kandang Galatasaray membuat tim asal kota Turin itu berada di posisi ketiga klasemen. Bianconneri pun gagal melaju ke babak 16 besar, dan harus turun ke kasta kedua di benua biru yakni Liga Europa.

Setelah kegagalan yang dialami oleh Juve. Conte meminta kepada anak asuhnya agar bisa langsung bangkit pada laga ini. Pasalnya, Juve masih harus menjalani pertadingan di Serie A, Coppa Italia, dan juga Liga Europa.

Permintaan Conte tersebut langsung dipenuhi oleh Tevez dkk pada pertandingan dinihari tadi. Pada laga tersebut Juventus berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Sassuolo di Juventus Stadium, Senin (16/12/2013) dinihari WIB. Tevez menjadi bintang pada pertandingan tersebut dengan mencetak tiga gol ke gawang tim promosi itu.

“Klub dan pemain telah menunjukan hal yang sangat berguna bagi tim dan itu luar biasa karena kami mampu meraih 14 kemenangan dari 16 pertandingan liga di musim ini,” tutur Conte kepada Sky Sport.

“Jelas ada kekecewaan pada diri kami setelah tersingkir dari Liga Champpios. Tapi, hal ini harus dapat memberi motivasi dan determinasi bagi tim, karena kami tersingkir dan kami sebenarnya tidak pantas untuk gagal di Istanbul,” ujar Conte.

Berkat  kemenangan atas Sassuolo, kini Juventus tetap kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan mengumpulkan 43 poin dari 16 pertandingan yang telah dijalani. Mereka unggul enam poin dari AS Roma yang baru memainkan giornata ke 16 nya pada hari Selasa melawan AC Milan.

 “Serie A merupakan kompetisi yang cukup melelahkan dan membutuhkan proses yang panjang. Jadi Anda harus memiliki intensitas yang tinggi pada setiap pekannya. Kami seharusnya bisa lebih fokus lagi pada babak kedua, tapi kami senang melihat tim mampu melakukan cleen sheet secara berturur-turut dalam beberapa laga di liga domestik,” papar mantan pemain Juventus ketika masih menjadi pmain dengan nada senang.

“Kami telah membuka lembaran baru setelah kami mengalami kegagalan ketika di Istanbul, karena kami harus melakukannya. Saya selalu bilang kepada anak asuh saya untuk melupakan pertandingan  yang telah lalu. Tersingkir memang tidak baik untuk tim, khususnya karena kami tak bisa benar-benar bertanding pada laga terakhir Liga Champions. Tapi, kami harus mampu menempatkan diri kami dalam situasi itu dan harus belajar dari kegagalan yang dialami klub dalam pertandingan terakhirnya di babak penyisihan kompetisi,” tegas pelatih yang berkharisma ini.