Nasri Sebut Takdir Manchester City di Liga itu Keajaiban

Nasri Sebut Takdir Manchester City di Liga itu KeajaibanNasri Sebut Takdir Manchester City di Liga itu Keajaiban – Skuad asuhan Manuel Pellegrini memiliki nasib mereka berada di tangan mereka sendiri setelah Liverpool menderita kekalahan atas Chelsea dan pemain yang berasal dari Perancis itu berpendapat bahwa mereka harus mengambil kesempatan yang telah diberikan kepada mereka.

Salah seorang pemain lini tengah yang membela Manchester City yaitu Samir Nasri merasa yakin dan juga percaya bahwa itu merupakan satu ‘keajaiban’ timnya tetap berada di dalam kotak untuk bisa memenangkan gelar juara Liga Premier Inggris pada musim ini.

Setelah anak buah Manuel Pellegrini kalah 3-2 atas Liverpool di Anfield dalam pertemuan yang sengit, The Reds mengambil nasib mereka untuk meraih gelar ke tangan mereka sendiri dengan memiliki tujuh poin jauhnya dari City, yang memiliki dua pertandingan lebih banyak di tangan.

Akan tetapi, kekalahan 2-0 Liverpool di kandang Chelsea membuat mereka mengakhiri rekor 11 kemenangan berturut-turut, dan City kembali memegang kendali atas nasib mereka sendiri di Liga Premier Inggris.

Kemenangan atas Everton, Aston Villa dan juga West Ham akan membuat City dapat mengamankan trofi Liga Premier Inggris mereka yang kedua dalam tiga musim terakhir, meskipun begitu Nasri merasa yakin dan juga percaya bahwa saat ini sangat penting bagi mereka untuk mengambil kesempatan yang tidak terduga tersebut.

“Sekarang kami tidak bisa bersembunyi lagi. Kami itu masih memiliki tiga pertandingan lagi. Kami harus tampil seperti juara dan memperlihatkanbahwa kami memang layak mendapatkannya.”

“Kami harus memahami bahwa saat ini kami berada dalam posisi ini, itu merupakan satu keajaiban. Kami berpikir bahwa Chelsea akan mengalahkan Sunderland (pada bulan April) – namun ternyata mereka tidak.”

“Kami pikir Chelsea akan pergi ke Liverpool dengan tim kedua dan akan kalah – akan tetapi mereka malah menang.”

“Sekarang kami berada di sini, tidak peduli di mana kami bermain, kami harus mendapatkan hasil dan memenangkannya karena itu merupakan sebuah keajaiban kami masih berada di sini.”

“Kami memiliki satu liga untuk menang. Kami tidak bisa gagal.Orang-orang mengatakan bahwa kami adalah favorit. Akan tetapi kami harus memenangi pertandingan kami dan yang berikutnya benar-benar sulit. Kami memiliki nasib kami berada di tangan kami sendiri dan itulah yang paling penting.”

Nasri, bagaimanapun, memperingatkan rekan satu timnya bahwa mereka tidak perlu menggali terlalu dalam ke masa lalu untuk mengingat tim yang difavoritkan jatuh ketika mereka diharapkan untuk menang.

“Itu sangat sulit untuk menjadi favorit dan menang. Lihat saja Bayern Munich di Liga Champions. Mereka merupakan favorit akan tetapi dihancurkan di rumah oleh Real Madrid.”

“Ketika Liverpool adalah favorit, mereka kalah dari Chelsea. Ketika Chelsea adalah favorit, mereka kalah dari Sunderland.Mungkin itu lebih baik untuk berada di belakang kemudian pada akhir menyelinap keluar dan menang. Itulah cara yang terbaik.”