Piala Dunia Fabianski Harapkan Lebih Banyak Kesempatan Paska Piala FA

Piala Dunia Fabianski Harapkan Lebih Banyak Kesempatan Paska Piala FAPiala Dunia Fabianski Harapkan Lebih Banyak Kesempatan Paska Piala FA  – Penjaga gawang The Gunners merupakan sang pahlawan dalam pertandingan di semifinal Piala FA pada hari Sabtu kemarin di Stadion Wembley ketika sang penjaga gawang berhasil melakukan penyelamatan yang penting dengan menahan dua tendangan penalti yang dilakukan oleh pemain lawan mereka yaitu Wigan yang membuat tim asuhan Arsene Wenger itu berhasil meraih kemenangan 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1.

Lukasz Fabianski ingin agar penyelamatan heroik yang dilakukannya dalam babak semifinal Piala FA agar dihargai dengan adanya satu perpanjangan penampilannya bersama dengan skuad utama Arsenal.

Penjaga gawang The Gunners tersebut telah terbukti menjadi perbedaan dalam pertandingan kontra Wigan Athletic dalam babak adu penalti pada hari Sabtu kemarin di Wembley, dengan berhasil menyelamatkan dua tendangan dari titik penalti yang dieksekusi oleh Gary Caldwell dan Jack Collison untuk meletakkan pondasi bagi kemenangan Arsenal dengan skor akhir 4-2 melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Penjaga gawang asal Polandia itu selalu hadir bersama dalam perjalanan Arsenal ke babak final, akan tetapi dengan tegas sang kiper ditetapkan sebagai penjaga gawang pilihan ke dua dalam skuad asuhan Arsene Wenger di belakang rekan senegaranya yaitu Wojciech Szczesny di Liga Premier Inggris.

Fabianski belum pernah bermain di Liga Premier Inggris sama sekali pada musim ini, dan penjaga gawang yang berusia 28 tahun hanya membuat empat penampilan saja di liga domestic sejak awal musim 2011-12 silam – akan tetapi setelah berhasil menempatkan Arsenal di posisi utama untuk bisa mengakhiri kekeringan trofi bergengsi mereka selama sembilan tahun di babak final pada bulan depan mendatang, Fabianski berharap agar mendapatkan lebih banyak kesempatan di dalam starting XI dari skuad pilihan Arsene Wenger.

“Saya merasa amat sangat senang karena kami berhasil lolos ke babak final, itu merupakan satu hal yang besar bagi kami, terutama setelah satu pertandingan yang sulit.”

“Akan tetapi saya tidak tahu apakah saya akan dapat menjaga tempat saya – itu semua terserah kepada bos. Setelah penampilan saya, saya harap saya bisa.”

Jordi Gomez mengalahkan Fabianski dengan berhasil mengeksekusi satu hukuman penalti untuk memberi Wigan keunggulan dalam laga tersebut hanya setelah satu jam laga berlangsung pada hari Sabtu kemarin, sebelum akhirnya Per Mertesacker berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir untuk memaksakan adanya perpanjangan waktu dan, akhirnya hingga ke babak adu penalti.

Akan tetapi, Gomez tidak termasuk ke dalam salah seorang pemain Wigan yang akan mengeksekusi tendangan penalti dalam adu penalti- sebuah keputusan yang tidak diperkirakan oleh penjaga gawang Arsenal tersebut.

“Sejujurnya, saya melakukan beberapa pekerjaan rumah akan tetapi tidak satu pun dari mereka berada di daftar saya, orang-orang yang mengambil penalti.”

“Jadi saya hanya menebak, itu lebih kepada intuisi daripada pekerjaan rumah saya. Saya merasa terkejut karena Gomez tidak maju sebagai yang pertama Piala Dunia.”