PSSI Tak Mendidik Klub Jadi Profesional Dalam Waktu Dekat

PSSI Tak Mendidik Klub Jadi Profesional Dalam Waktu Dekat

PSSI Tak Mendidik Klub Jadi Profesional Dalam Waktu Dekat – Hasil dari adanya verifikasi dari peserta liga pada saat musim depan nantinya masih saja mengikutsertakan adanya klub-klub yang memang punya sebuah tunggakan gaji pemain. Langkah ini memang selalu dikritik karena memang justru mereka membuat sebuah klub akan menjadi tidak professional.

Kemarin saja PSSI sudah mampu untuk mengumpulkan adanya 22 klub yang nantinya akan dapat mengikuti adanya Liga Indonesia pada saat musim depan, dengan adanya Sembilan klub yang memang saat saat ini sedang mengalami sebuah masalah dengan adanya penunggakan gaji kepada para pemainya pada saat musim yang lalu.

Tercatat ada tujuh klub yang saat ini tergabung dalam anggota peserta ISL yaitu Arema Indonesia, Sriwijaya FC,PBR, Persela Lamongan, Persepam Madura United, Persik Kediri dan juga Perseru Serui yang memang sudah lolos dan nantinya akan dapat mengikuti adanya pertandingan ISL. Sementara itu dua klub yang berasal dari IPL yaitu klub Persiba Bantul dan juga Persijap Jepara.

Padahal memang saat ini PSSI memang belum bisa untuk menegaskan adanya bahwa lima aspek yang nantinya memang harus mereka penuhi adalah jika klub-klub tersebut akan bisa lolos dalam adanya verifikasi yang tentu saja harus mereka lakukan, dengan salah satunya adalah mereka saat ini tidak memiliki adanya tunggakan gaji para pemain mereka pada saat musim yang lalu.

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) yang memang merupakan sebuah wadah yang ada pesepakbola nasional ini mengomentari adanya masalah ini yang memang sudah menjadi sebuah keputusan dari PSSI untuk dapat meloloskan adanya klub yang saat ini bermasalah dengan adanya hal financial tersebut. Disebutkan oleh PSSI malah saat ini mengajarkan adanya klub-klub yang memang itu bukan, bersikap professional, padahal pada kenyataanya saat ini memang PSSI selama ini memang selalu untuk berhasrat ingin dapat membentuk adanya kompetisi yang sangat professional tentunya.

Soal adanya verifikasi yang mampu dilakukan itu, ternyata APPI berpendapat bahwa memang nantinya mengindahkan adanya semua  surat licensing FIFA yang mana tidaklah membuat klub-klub sepakbola ini menjadi klub yang sangat professional tentunya, bahkan hal ini nantinya akan memberikan dampak yang sebaliknya.

Hal ini memang harus difikrkan ulang mengingat bahwa setiap tindakan memang harus dapat dinilai baik dan juga buruknya. Jika para klub yang saat ini tidak dapat melunasi adanya gaji dari para pemain dan ditambah lagi dengan adanya tidak diikutsertakan dalam pertandingan musim depan maka akan membuat mereka terpuruk dan juga tidak dapat adanya sebuah usaha yang keras untuk dapat terus bermain.

Dan tentu saja hal ini akan membuat mereka semakin mengolor adanya waktu pembayaran dari para pemain, meskipun memang pada konsekuensinya saat ini klub tak terdaftar dalam nama peserta.