Tidak Ada Waktu Penyesuaian Diri di Real Madrid

Tidak Ada Waktu Penyesuaian Diri di Real Madrid

Tidak Ada Waktu Penyesuaian Diri di Real Madrid – Mantan pemain bertahan itu merasa bahwa pelatih asal Italia itu perlu membawa kesuksesan ke ibukota Spanyol itu dengan cepat dan pria itu juga mengklaim bahwa Franck Ribery adalah pilihan ”logis” untuk penghargaan Ballon d’Or.

Mantan bek Real Madrid yaitu Paul Breitner telah memperingatkan Carlo Ancelotti bahwa dirinya tidak  akan mendapatkan waktu untuk berardapatasi dengan klub jika pelatih tersebut gagal untuk memenangkan gelar di musim ini.

Ancelotti menggantikan Jose Mourinho sebagai pelatih di Santiago Bernabeu di musim panas lalu akan tetapi hanya membawa timnya ke posisi ke tiga di klasemen sementara La Liga Spanyol di pertengahan musim ini, dengan Atletico Madrid dan Barcelona lima poin lebih banyak.

Breitner yakin bahwa rekor trofi yang dimiliki oleh Ancelotti bersama Paris Saint Germain dan AC Milan menjadi pertanda yang baik bagi los Blancos akan tetapi menyarankan agar pelatih berkebangsaan Italia itu segera mendapatkan trofi jika ingin melatih jangka panjang di ibukota Spanyol.

“Dia adalah seorang pelatih yang hebat yang telah memenangkan gelar bergengsi. Dia akan melakukannya dengan sangat baik,akan te tapi dia perlu sedikit waktu untuk mengadaptasikan idenya ke dalam skuad hebat yang dia miliki. Akan tetapi, di Madrid, tidak ada waktu untuk menyesuaikan diri.”

Pria yang berusia 62 tahun itu kemudian menyinggung pihak klub yang membayar terlalu banyak untuk mendapatkan Gareth Bale di musim panas kemarin, meskipun dia merasa bahwa pemain asal Wales itu memang membawa beberapa langkah yang penting dalam penyerangan.

“Harga itu bisa diperdebatkan, akan tetapi dia adalah seorang pemain yang bisa membawa banyak kecepatan dengan permainan Madrid.”

Pemain bintang Real yang nyata yaitu Cristiano Ronaldo telah membuktikan dirinya sebagai kandidat favorit untuk mengangkat penghargaan Ballon d’Or tahun 2013 setelah menjalani satu perjalanan yang luar biasa di tahun lalu, akan tetapi Breitner yakin bahwa pemain Bayern Munich yaitu Franck Ribery merupakan pilihan yang ”logis” di atas penyerang Portugal dan pemegang Ballon d’Or saat ini yaitu Lionel Messi.

“Saya pikir Ribery mengalami tahun yang benar-benar sensasional. Dia memenangkan semuanya dengan timnya, mencetak gol yang penting dan menjadi pemimpin di semua laga penting. Leo memenangkan liga dengan angka spektakuler bersama dengan Barca, sementara Cristiano tidak memenangkan apa-apa. Dia banyak berlari, dia berjuang seperti beberapa pemain lain, akan tetapi tidak mengangkat satu trofi. Ini logis bagi Ribery untuk dipilih.”

Akhirnya, Breitner – yang sekarang menjabat sebagai dewan penasehat Bayern – merasa bahwa The Bavarians tampil spektakuler dengan mengamankan Pep Guardiola sebagai kepala pelatih di akhir musim lalu.

“Kami menandatangani pelatih terbaik di dunia. Dia membuktikan sejak hari pertama. Dia adalah pria berkarakter, orang yang dicintai para pendukung.”

“Tanpa diragukan lagi dia telah meningkatkan tim yang dia miliki di Barcelona, di mana dia memainkan sepak bola yang sempurna – tekanan tinggi, gerakan cepat, barisan belakang yang kuat dan seorang penjaga gawang yang aman. Sepak bola modern itu lebih baik bagi Guardiola kepala dan Barcelona”