Tim Divisi Dua Inggris Menajamkan Belati Mereka

Tim Divisi Dua Inggris Menajamkan Belati Mereka

Dagenham and Redbridge telah menjungkir balikkan berbagai prediksi terhadap mereka sekali lagi. Ini adalah sebuah cerita tentang tim yang bermain di League Two di Liga Inggris yang banyak membuat para petaruh dan bandar judi frustasi karena taruhan mereka selalu meleset. Tulisan ini juga menjelaskan apa yang dilakukan Manajer Wayne Burnett di kota The Daggers bermukim yakni; Essex.

Revolusi Dagenham and Redbridge di bawah kendali Wayne Burnett telah mendapatkan momentum permulaan dalam pekan-pekan awal League Two ini. Tim milik publik Essex ini yang musim sebelumnya bertahan di League Two karena hanya berhasil unggul selisih gol dari tim yang berada di bawah mereka yakni Sky Bee Oxford, justru musim ini berhasil menyapu bersih semua partai yang ada dalam sebelas pertandingan ini, mungkin ini bukan sebuah hal yang membanggakan mengingat ini terjadi di liga kelas teri di Liga Inggris, tapi untuk ukuran sebuah tim yang tadinya bahkan akan terdegradasi dan nyaris bubar ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa.

The Daggers alias Belati yang merupakan julukan Dagenham&Redbridge teah direvitalisasi musim ini di bawah arahan Wayne Burnett. Ini adalah sebuah transformasi yang merupakan pondasi awal di stadion Victoria Road. Apalagi setelah kepergian sang pemilik legendaris yang terus berhasil mempertahankan Daggers mengarungi kompetisi yakni; John Still pada Februari musim lalu. Tim ini sebenarnya dipercaya akan degradasi dan bubar tahun ini. Burnett kemudian ditunjuk untuk menjadi pelatih sementara saat semua pemilik kebijakan di klub sudah kehabisan akal. Manajer flamboyan dan gaek itu setuju kemudian untuk menangani tim yang nyaris hancur lebur itu dengan satu syarat yakni dia bebas melakukan apapun terhadap para pemain.

Maka, pada hari pertama Burnett melatih, para pemain dimintanya terus berlari mengelilingi lapangan, para pemain yang cepat kelelahan kemudian dijadikan pemain cadangan sedangkan yang bisa terus bertahan dijadikan pemain inti. Hal ini dimaksudkan Burnett agar stamina pemain dan keseimbangan permainan tetap terjaga. Hasilnya The Daggers selamat dari ajang kehancuran.

Musim ini dengan sebelas pertandingan telah berjalan, The Daggers melakukan sebuah perubahan yang sangat siginifikan dibanding musim lalu. Jika musim lalu dalam jangka waktu yang sama The Daggers hanya meraih sekali kemenangan maka saat ini The Daggers justru menang terus.

Para pemain yang dipoles Burnett pun juga memperlihatkan tajinya. Apalagi mereka sebenarnya masih muda dan bisa terus berkembang bahkan bermain di klub serta liga yang lebih besar. Dimulai dari pemain bertahan Mark Arber, lalu ada gelandang yang seperti tidak pernah kehabisan tenaga yakni sang darah muda Roman Vincelot serta striker haus gol yang siap untuk berlaga di League One. Burnett dan The Daggers memang harus terus waspada apalagi musim baru berjalan. Maka, yang mesti dilakukan Burnett adalah mengasah terus agar Belati tetap tajam.