Tom Ince Sebut Januzaj Perpanjang Antrian Timnas Inggris

 Tom Ince Sebut Januzaj Perpanjang Antrian Timnas Inggris

Pemain sayap Blackpool itu merasa bahwa ada begitu banyak talenta yang ada di di tim nasional Inggris Under 21 yang mana seharusnya akan semakin dekat dengan tim seniur dan pemain tersebut juga memberikan dorongan kepada pemain muda di Liga Premier Inggris untuk mencari liga sepak bola yang jauh lebih rendah.

Pemain sayap tim nasional Inggris under 21 itu adalah Tom Ince yang merasa skeptis dengan kemungkinan dari Adnan Januzaj untuk ikut kualifikasi agar bisa bermain membela The Three Lions yang mana itu berarti bahwa Januzaj harus melewati satu antrian yang begitu panjang.

Pemain bintang Blackpool itu memang sudah sejak lama diperkirakan akan segera membela tim senior Inggris, setelah bermain dengan sangat mengesankan semenjak meninggalkan Liverpool, akan tetapi pemain tersebut merasa tidak nyaman dengan satu ide yang akan membuat pemain muda Manchester United akan dinaturalisasi menjadi pemain tim nasional Inggris yang mana akan membuat persaingan semakin ketat.

“Itu adalah sesuatu yang sulit. Seperti yang dikatakan oleh Jack Wilshere: Apakah dia orang Inggris?”

“Akan tetapi, meskipun begitu, lihat saja Wilfried Zaha, Raheem Sterling, Ravel Morrison, saya sendiri, Saido Berahino, kamu juga memiliki Nathan Redmond. Semua pemain serang yang kita miliki dan tersedia (untuk timnas Inggris under 21), bagaimana bisa dia akan mendapatkan satu pertandingan?”

“Jangan salah menilai saya, Januzaj adalah seorang pemain dengan talenta yang amat sangat luar biasa akan tetapi ada begitu banyak pemain dalam tim under 21 yang bisa cukup dekat dengan dia. Untuk bisa melewati pemain yang sperti itu dengan membawa masuk seseorang… akan disebut apa itu?”

Liverpool juga termasuk di antara klub yang tertarik untuk membawa pemain yang berusia 21 tahun itu kembali lagi ke Liga Premier Inggis akan tetapi Ince merasa senang bahwa dirinya memilih untuk turun divisi karena setelah dia melakukan itu dia merasa bahwa para pemain muda asal Inggris harus melakukan hal yang sama.

“Keputusan saya untuk pergi dari akademi sepak bola saya dan pergi ke dalam dunia yang sesungguhnya adalah salah satu pergerakan terbaik saya yang pernah saya lakukan. Itu adalah apa yang membuat pendidikan saya terasa lengkap.”

“Bermain bersama dengan pria yang pergi keluar pada hari Sabtu ketika itu berarti sesuatu bagi mereka.. itu membangun saya secara fisik dan juga mental. Saya berkata kepada seorang anak yang berusia 18 tahun, jika kamu mendapatkan satu kesempatan untuk bermain di tim utama pada klub yang lebih rendah divisinya, ambil saja.”

“Saya tidak pernah benar-benar merasa termotivasi untuk terus membangun permainan. Kamu bermain pada malam Selasa di depan pria dan juga anjing. Di Notts County saya bermain pertandingan yang penting.”

“Dari sponsor sepatu boot yang baik dan peralatan pelatihan di Liverpool, semuanya dilakukan untuk kamu, untuk membersihkan sepatu kamu dan juga peralatan kamu. Itu membangunkan diri kamu apa itu sepak bola sebenarnya.”

“Saya melihat pada beberapa pemain under 21 dan berpikir: ‘Kamu tidak bermain untuk klub kamu, kamu menjadi satu aset yang fantastis dalam ‘Kejuaraan’. Bagi saya, lihat saja Andros Townsend. Ada beberapa contoh yang terbaik bahwa ada pemain muda penuh talenta di sepak bola Inggris jika kamu memberikan kesempatan.”

“Setiap orang mengatakan bahwa tidak ada talenta di Inggris, lihat saja Andros. Ayah saya (Paul Ince) bekerja dengan dia di MK Dons, mengagumi dia, mengatakan bahwa dia adalah seorang pemain yang amat sangat profesional. Dia adalah satu contoh yang hebat untuk diikuti. Jika kamu bekerja keras, penghargaan akan ada di sana, menyediakan kamu peluang itu.”